Sejak Kecil Anak Perempuan Wajib Memiliki Adab

Terjemah Kitab Akhlaq lil Banat Juz 1 BAB 4

Oleh : Bapak. M. Ngabdul Sukur, M.Pd

Fathimah adalah seorang anak perempuan yang masih kecil, tetapi dia mempunyai Adab (tata krama). Oleh karena itu ayah ibunya senang kepadanya. Dia juga cerdas dan suka bertanya apa-apa yang tidak diketahuinya.

Pada suatu hari Fathimah pergi ke kebun bersama ibunya. Di kebun itu Fathimah melihat sebatang pohon Mawar yang indah, sayangnya mawar itu memiliki batang yang bengkok. Fathimah berkata “Duhai indah sekali mawar ini Bu, tetapi kenapa batangnya bengkok?, Ibunya menjawab “Batang ini menjadi bengkok karena tukang kebun kurang memerhatikan dan tidak menganggap penting untuk meluruskannya sejak pohon itu masih kecil, jadilah batang pohon mawar ini bengkok”. Fathimah berkata “Kalau begitu lebih baik aku luruskan batang pohon ini  sekarang  ya Bu . . .“, Sang Ibu tersenyum dan berkata pada Fathimah “Duhai anaku sayang, tidak mudah meluruskannya, bahkan bisa jadi menjadi patah jika diluruskan sekarang, karena batang pohon ini sudah besar dan sudah keras”.

Demikianlah keadaan seorang anak perempuan yang tidak diajar untuk memiliki adab (bertata krama) sejak kecilnya, maka saat ia sudah besar tidak mudah untuk merubahnya (agar memiliki akhlak yang baik).

Catatan : Akhlak yang baik itu ditanamkan mulai kecil jangan dipaksa kalau sudah besar untuk merubah ahlak seseorang, marilah belajar untuk berbuat baik.